Hari Guru 25 Desember

Ada ujar-ujar bahwa hari guru itu di tujukan untuk menghargai para guru atas usahanya mendidik generasi muda.

Gw sangat berharap ujaran tersebut memang bukan hanya cuap2 tanpa makna yang hanya jadi omong kosong.

Baris kalimat “menghargai para guru” memang menjadi kalimat yang sangat usang, sudah sering di ucapkan dan di dengar sejak gw masih kecil dan mungkin sejak  jauh sebelum gw lahir. Namun hanya sedikit yang mengerti dan memahami bagaimana sesungguhnya menghargai sebuah hasil karya dan usaha seseorang atas suatu kepentingan yang berpengaruh luas.

Kata “menghargai”  memang memiliki banyak interpretasi baik leh pelaku itu sendiri maupun oleh orang lain dalam lingkungannya, baik yang terpengaruh langsung atau pun oleh pihak yang tidak terpengaruh secara langsung. Semua tergantung pada perihal yang melatar belakangi seseorang menginterpretasikannya.

Siswa bisa saja memberikan penghargaan terhadap gurunya dengan cara belajar dengan sungguh2, sang guru mungkin menghargai pekerjaannya dengan mendidik dan membimbing dengan sesungguhnya dan sepenuh hati dengan kesadaran dan itikad yang mulia. Akan berbeda pula bagaimana kepala yayasan, administrasi keuangan, pejabat kepsek, menteri pendidikan, presiden, tukang kebun dan lain2.

Tetapi apapun dan bagaimanapun seorang guru tetaplah akan selalu menjadi guru dari murid2nya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s