betapa anehnya logika berpikir Menkominfo Tifatul Sembarang

inilah pernyataan pak sembar tersebut:

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Tiffatul Sembiring menyatakan bencana fisik yang terjadi bertubi-tubi melanda Indonesia mempunyai hubungan dengan kerusakan moral.

itulah mengapa saya panggil  dia sebagai Tifatul Sembarang, karena memang sangat sembarangan.

mulai dari alasan terpilihnya dia menjadi menkominfo yang udah terkesan asal pilih serampangan, sampai kesediaan nya menjadi menkominfo yang di terimanya secara serampangan. kini logika berpikirnya bener2 sembarangan.

saya sama sekali tidak melihat adanya korelasi logis dari klaim paksembar tersebut. bagaimana mungkin jika suatu masyarakat bermoral buruk bisa menambah besarnya kemungkinan daerahnya di hantam gempa, longsor, tsunami?

apakah pak Sembar ini juga berani membuat pernyataan “JIKA penduduk indonesia semuanya bermoral baik maka indonesia tak akan di landa bencana fisik”?

Anak SMP pun pasti sangat paham logika sederhana

Jika A maka B,  jika B maka A, Jika Bukan  A maka Bukan B [A=B, B=A, !A=!B]

jika moral BEJAD maka dilanda BENCANA, jika dilanda BENCANA maka moral BEJAD, jika moral TIDAK BEJAD maka TIDAK dilanda BENCANA.

yaoloohh… tolong! gw bener2 ga ngerti apa maksudnya si sembarang ini?

semoga yang jenis ini adalah menteri yang terakhir dan tidak pernah muncul lagi di pemerintahan manapun, amiinn…

 

Advertisements

Hari Guru 25 Desember

Ada ujar-ujar bahwa hari guru itu di tujukan untuk menghargai para guru atas usahanya mendidik generasi muda.

Gw sangat berharap ujaran tersebut memang bukan hanya cuap2 tanpa makna yang hanya jadi omong kosong.

Baris kalimat “menghargai para guru” memang menjadi kalimat yang sangat usang, sudah sering di ucapkan dan di dengar sejak gw masih kecil dan mungkin sejak  jauh sebelum gw lahir. Namun hanya sedikit yang mengerti dan memahami bagaimana sesungguhnya menghargai sebuah hasil karya dan usaha seseorang atas suatu kepentingan yang berpengaruh luas.

Kata “menghargai”  memang memiliki banyak interpretasi baik leh pelaku itu sendiri maupun oleh orang lain dalam lingkungannya, baik yang terpengaruh langsung atau pun oleh pihak yang tidak terpengaruh secara langsung. Semua tergantung pada perihal yang melatar belakangi seseorang menginterpretasikannya.

Siswa bisa saja memberikan penghargaan terhadap gurunya dengan cara belajar dengan sungguh2, sang guru mungkin menghargai pekerjaannya dengan mendidik dan membimbing dengan sesungguhnya dan sepenuh hati dengan kesadaran dan itikad yang mulia. Akan berbeda pula bagaimana kepala yayasan, administrasi keuangan, pejabat kepsek, menteri pendidikan, presiden, tukang kebun dan lain2.

Tetapi apapun dan bagaimanapun seorang guru tetaplah akan selalu menjadi guru dari murid2nya.

mengapa UN sulit di hilangkan?

Ternyata oh ternyata,…. anggaran dana untuk UN yang telah di siapkan pemerintah ternyata sebesar

Rp 572,850 miliar

[klik sini]

 

Ternyata pak M Nuh ga bisa mengabaikan proyek dengan aliran uang begini besar, hehehe… manteph tho pak.

saya  juga mungkin kalo misalnya jadi mediknas pasti akan mempertahankan UN ini agar langgeng jaya selamanya

Tak peduli para ahli pendidikan, para pakar, para pemerhati pendidikan berkoar-koar mengenai pada putus tenggorokannya.

Mereka juga kalo di hadapkan pada situasi yang  menggiurkan seperti Mega Proyek UN ini pasti akan berbinar-binar matanya dan berceceran liur nya. sapa juga yang siap kena serangan jantung mendadak di sebabkan menolak proyek sebesar berapa tadi?

Rp 572,850 miliar

nah sebesar itu tuh.

mak njleb tho…

JASA DEMO

TERIMA JASA UNTUK MACAM-MACAM DEMONSTRASI, POLITIK, BURUH, KENAIKAN GAJI, DAN LAIN-LAIN
RESMI KARENA JARINGAN KAMI MEMILIKI AKSES UNTUK PERIJINAN DAN SURAT JALAN UNTUK DEMO.
PERSONIL KAMI MEMILIKI WAWASAN LUAS SEHINGGA SETIAP PERSONIL LAPANGAN MAMPU MELAKUKAN ORASI DENGAN SANGAT BAIK, KARENA SETIAP PERSONIL YANG BERGABUNG TELAH MELEWATI TES DAN AUDISI YANG KETAT.
KAMI BERSEDIA BERDEMO SECARA MARATHON 8 JAM TIAP HARI DAN BERORASI.
ANDA MEMBAYAR KAMI BERGERAK!