lebaran nya mana??

tiba2 saja, orang rumah semuanya pada sibuk, saya yang lagi santai nonton film kartun juga kena imbasnya, dasar semuanya pengganggu kesenangan saja, pada ga ngerti apa mereka ya, saya ini lagi menahan rasa lapar dan mual karena blm makan dari subuh, dan masih harus menunggu satu setengah jam lagi untuk sekedar meneguk air putih hangat saat berbuka puasa nanti.

tapi dasar mereka, seperti nya mereka ga peduli pada ku, hiks… padahal, saya sudah bertekad untuk tidak batal di hari terakhir bulan puasa ini, setelah lebih dari 20 hari sebelumnya aku selalu batal, payah benar saya ini.

“A!.. Aa,,,! yeee.. malah enak2kan nonton! Ini, bantuin ngangkat kompor, berat tau!..” pekik si fitri nyaris nempel sama telinga ku, buset dah!.

si fitri itu adik ku yang bawelnya tengeha mati, kalo dah ngomong atau ngomel, beduk magrib aja bisa tidak terdengar, cuma imsak aja yang bisa diemin si fitri itu. itu juga kalo dia denger peringatan imsak dari spiker mushola.

“iyaaaaa…..” saya ga mau kalah ikutan memekik, tapi ka di kupingnya si fitri, tapi saya memekiknya di kompor gas yang masih setengah membara karena selama 4 jam lalu terus saja di pakai masak ketupat.

untung nya saya sudah punya ilmu kebal panas hasil didikan mang udin yang asli orang banten, anda  juga bisa aku ajarkan ilmu kebal panas, syaratnya mah gampang pisan, yang penting siapkan handuk bekas aja buat media belajarnya. penasaran ya? nanti saja saya buat postingan khusus tentang ilmu kebal panas, tapi insya alloh, ga janji, saya harus minta ijin mang udin dulu, berdoa aja semoga di ijinkan oleh mang udin. mang udin itu sakti banget., saya ga berani bohong kalo sama dia, kalo sama anda mah saya berani.

untuk tabung gas nya kecil, jadi saya buat ngangkatnya untuk di pindahkan kembali ke dapur, di tempat dia seharus nya berada bersama si kompor itu.

halaman depan yang seharusnya menjadi tempat bermain adik2 kecil dan para keponakan serta anak2 tetangga, hari ini di sulap oleh mang udin menjadi dapur umum, tak kurang tak lebih tiga keluarga bergabung memasak di sana. udara panas sepanjang siang di halaunya dengan teknologi super canggih ciptaan mang udin yang bernama “terpal jembreng” namanya memang cukup aneh (sangat futuristik ya? Iya khan? iya aja dah dari pada saya bilang ke si fitri biar kamu di omelin sampe imsak, hayoo,,, ga mau kan? makanya jawab  aja iya. selesai perkara), teknologi terpal jembreng akan saya ceritakan nanti saja, di posting berikutnya, itu juga kalau kalian semuanya memaksa saya untuk menceritakannya. oke, deal.

seperti istilah yang mengatakan “sekali berbuat salah,selamanya hidup menanggung malu” saya juga tidak bisa lagi menghindar dari kesalahan saya tadi, sekali membantu, selamanya perintah ini dan itu mengalir bertubi-tubi. siyal! (eh, sebenernya ada ga siy istilah seperti itu? saya kok ga yakin ya? hehe..)

siksaan tidak berakhir walopun sudah lewat ajan magrib. mulai dari membersikan kamar mandi, sampai mengantar bingkisan dan rantang ke para tetangga saya harus lakukan, bahkan, saat jam menunjukan pukul 21.30 waktu indonesia bagian pamulang, saya masih harus melaksanakan perintah mencari bunga sedap malam, yang sumpah! saya ga tau bentuk nya itu bunga, pusiiinnnkkkk… saya terpaksa keliling penjuru jakarta, mendatangi kantung-kantung penjual bunga, namun semuanya sudah habis. saya lihat jam di hape sudah menunjukan pukul 23.00, waduuu.. misi kali ini ingin sekali saya gagalkan, tapi saya  mengurungkan niat saya itu, selain merasa malu, juga ga kuasa membayangkan omlean si fitri. adik yang super kurang ngajar. kakak sendiri di omelin.

sesuai petunjuk teman saya (kali ini bukan mang udin), tapi hamba Allah yang tidak ingin di sebutkan namanya karena saya sebenernya lupa nama aslinya, beliau berkata “carilah ke daerah rawa belong, niscaya disana banyaklah orang menjual bunga di banding kan dengan bunga yang di jualnya” gituuuu…

(saya jadi bingung, lebih banyak penjual bunga dari pada bunga yang di jualnya,,,). tapi demi keuthan malam takbisan bersama keluarga, saya pergi juga ke tempat yang disarankan itu walaupun harus menempuh kurang lebih 30 kilometer dari pamulang. benar saja, sampai di sana banyak sekali penjual bunga, dan bunga yang di jual tidak sebanyak penjualnya. alias bunganya sudah habiiiiisssss…… hiks..

beruntung, seorang ibu memberi informasi bahwa di dalam sana (kamsudnya di dalam gang di pasar bunga rawa belong itu) ada keluarga yang juga menjual bunga di rumahnya, bergegas saya masuk gang itu, tapi saya balik lagi, karena motornya ketinggalan, (kan saya malu jalan kaki sambil  mengenakan helm, makanya saya balik lagi, ekekekk..)

akhirnya saya temukan juga rumah yang menjual bunga sedap malam, dan bunganya masih ada, saya di beri tau yangmana bunga yang bernama sedap malam, dan saya pun membelinya sepuluh tangkai, tetapi harganya tidak sesuai dengan yang diprediksikan si fitri, tapi dari pada saya gagal dalam misi ini, saya beli saja, dengan uang tambahan dari uang pribadi saya. nanti saya akan bilang ke si fitri bahwa harga nya cocok. (kalian jangan ada yang lapor ya)

singkat cerita, saya berhasil membawa bunga ke hadapan si fitri yang sudah hampir tertidur pulas karena saya kelamaan mencarinya, karuan saja saya tetap dapat bonus omelan, hehe.. nasib ku memang malang.

walopun saya tetap di omelin, saya etap senang karena rumah sudah beres, bersih dan sudah di tata dengan baik, saya ingat kalo ini malam takbiran yang istimewa, karena esok pagi adalah hari raya idul fitri (eh.. dari dulu juga kalo malam takbiran mah esoknya pasti hari raya ya, jadi ga istimewa ya, heheheee) tapi biar saja lah, saya akan tetap menganggap malam tabiran ini istimewa, terserah kisanak, mau setuju atau tidak, tidak ada urusan dengan saya, kalo ga terima ya saya siap menerima tantangan kisanak kapan saja.

saya lelah, letih, tapi tidak lesu, makanya saya segera ke kamar mandi yang telah harum, daya bersih2 sedikit, kemudian saya tidur.

zzzz….

zzz…

(ceritanya saya lagi tidur)

hoooaaahh.. akhirnya penat saya hilang, dan saya pun bergegas bangun dari tempat tidur, saya lihat jam di atas meja sudah menunjuk ke angka delapan, saya pun kaget, waduuu.. cilokoooo.. saya terlambat sholat idul fitri.. langsung saya loncat ke kamar mandi, tapi kok di ruang depan terdengar banyak sekali orang berbicara, ada yang tertawa2 dan ada yang terus saja berbicara, dan saya juga di hinggapi perasaan yang aneh, tapi saya tidak tau perasaan aneh kenapa ini.

keluar dari kamar mandi saya langsung pakai pakaian yang paling okeh, paling sip, dan paling mantab, kain sarung yang baru, baju koko yang baru, tapi saya tidak pakai peci karena tidak beli peci.

sampai di ruang tengah, perasan aneh saya ternyata menjadi kenyataan, langit ternyata masih gelap, ternyata jam di kamar saya ngaco, jarum jamnya pasti kecepetan beberapa jam. dan mereka yangada di ruang depan (ruang tamu sekaligus ruang keluarga) seperti mengetahui kekeliruan ini, mereka serempak tertawa, saya pun ikut tersenyum, senyum simpul yang paling manis yang pernah saya buat. tapi memang senyum saya itu manis kok dari dulu.

“mo kemana a?” itu si fitri yang bicara, bertanya kepada saya, maka saya menjawabnya “siap2 ke masjid solat ied, kok pada nyantai siy semuanya, ayoo siap2”

gerrrrrrrrrr….. (itu suara ketawa mereka semua yang ada di ruang tamu)

“makanya jangan tidur terus, sekarang ini dah lewat sholat isya, sholat ied itu tadi pagiiiii……”

saya masuk lagi ke dalam kamar……

Advertisements

One thought on “lebaran nya mana??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s