install yang gagal

maksud hati mo gaya-gayaan, ternyata hasilnya adalah install ulang ubuntu.

takjub melihat tampilan desktop ubuntu yang aduhai dengan segala gerak animasi dan transisi yang memukau. penasaran mo bikin yang seperti itu, hasil tengok kanan-kiri dan tanya sana-sini, akhir nya coba-coba deh.

langkah pertama harus di install XServer, walopun ngga tau apa itu, tapi ya nekat aja install. maklum baru kenalan ma ubuntu, jadi rasa penasaran mengalahkan segalanya, langkah2nya telah di ikuti dengan sangat tertib, bahkan dari pada resiko kesalahan ketik, saya memilih copy-paste perintah ke “terminal”.

prosesnya berjalan dengan lancar dan tak ada masalah sampai system meminta untuk di restart, maka sebagai anak baik saya melakukan anjuran tersebut, komputer saya restart.

proses restart sukses, di awal proses booting masih terlihat normal seperti biasanya, masalah mulai muncul saat saya menekan tombol enter ketika login ke system.

layar monitor hanya berwarna orange khas ubuntu dan tidak juga berubah menampilkan desktop yang bisa bermanuver, 10 menit saya tunggu, tapi setelah 20 menit, saya putuskan untuk kembali restart.

booting kedua menghasilkan tampilan yang sama, yaitu monitor menampilkan ruang kosong berwarna orange.

akhirnya saya mengaktifkan kembali prioritas booting ke CD di BIOS, dan melakukan install ulang mesin pake karya besutan Hardy Heron.

selanjutnya, sudah pasti bisa ditebak, yaitu install sofware lain.

lumayan melelahkan,,,

ada yang bisa bantu saya bikin tampilan ubuntu menjadi jreng???

install photoshop di ubuntu

Ini adalah salah satu kecanggungan yang saya alami mengenai aplikasi pengolah image, walaupun di ubuntu yang saya gunakan sudah terinstall dengan GIMP dengan baik, namun ternyata membutuhkan sedikit penyesuaian dengan interface GIMP tersebut.

Pada saat santai, mengeksplorasi GIMP memang sangat mengasikan, namun ketika saya harus membuat desain dengan detlen ya ng pendek, maka kecepatan kerja menjadi hal yang sangat penting, akhirnya saya kembali mempergunakan photoshop untuk bekerja, saya sangat familiar dengan software mahal terebut.

Akhirnya mengninstall photoshop menjadi jalan keluar yang saya pilih setelah sebelumnya saya berhasil menginstall Flash untuk pekerjaan animasi dan multimedia saya. tentunya saya sangat berterima kasih dengan Wine yang dengan baik mengemulasikan flash dan photosop dengan cukup baik di ubuntu.

Untuk flash memang tidak ada beban sedikitpun karena saya memiliki lisensi nya dengan cara yang sah (sebetulnya pinjam dari kantor, hehe), namun untuk photoshop, saya cukup senang dengan versi trial nya yang untuk windows, walaupun hanya bisa berjalan beberapa hari namun cukup untuk saya menggunakannya sampai pekerjaan selesai.

Semuanya berjalan dengan baik, saya cukup senang dengan kondisi ini, pertama saya telah mengupgrade ubuntu saya ke versi 8.04 atau yang terbaru (Hardy Heron, anda dapat mendownloadnya di sini), lalu Wine langsung menyediakan dukungan untuk versi tersebut. saya senang sekali.

untuk menginstall wine dapat mengunjungi situsnya di www.winehq.org atau klik link ini untuk langsung ke halaman download nya. di halaman tersebut juga di terangkan langkah-langkah installasinya, selanjutnya, jika Wine telah terinstal, lakukan installasi photoshop dengan cara klik kanan photoshop.exe | open with Wine windows emulator, selanjutnya proses installasi berjalan dengan cara yang sama dengan cara menginstall di windows.