satuselimut tanda kota

terlibat dalam suatu project yang inspiratif dan penuh gagasan memang menyenangkan, terutama jika dilakukan bersama tim yang profesional yang terbiasa dengan berbagai riset dan kreatifitas.

baru-baru ini aku terlibat dalam satu projek bernama “project satuselimut” merupakan kerja kolaboratif antara berbagai komunitas dan beberapa seniman individu dalam sebuah project besar bernama “tanda kota” yang di gawangi oleh Dewan kesenian jakarta.

aku bersama tim Serrum jakarta art community memulai projek penuh ide dan konseptual untuk memberikan semacam indentitas kota dalam Tanda Kota.

satuselimut adalah sebuah ide yang merepresentasikan bahwa terdapat sebuah ruang yang menjadi elemen kota yang disikapi sebagai tempat untuk tidur. Berbagai macam alasan orang untuk tidur selalu di iringi oleh tempat yang akan di gunakan untuk tidur, lalu atribut yang digunakan selama tidur mengikuti kemudian.

ada yang selalu menggunakan selimut dengan asbak rokok di sampingnya, karena kebiasaan merokok sebelum tidur, ada juga yang selalu meletakan ponsel di samping telinga karena kebiasaan berbisik mesra pada kekasihnya yang jauh saat menjelang tidur.

tetapi ada juga yang harus tidur di dalam gerobak sampah atau gerobak rokok karena hanya itu ruang tidur nya.

selama dua kali berturut-turut aku mengelilingi jakarta mencari ruang tidur yang di gunakan oleh berbagai orang. melakukan sedikit wawancara untuk mendengar langsung alasan mereka memilih ruang tidurnya, serta berbagai cerita perasaan mereka saat menjelang tidur.

gerobak sampah yang bertebaran di jakarta, warung rokok di pinggir jalan, mesin kompressor untuk isi angin dan tambal ban, kamar kos-kosan, rumah singgah, komunitas, ruang sekretariat organisasi, ruang kelas atau lorong kampus, halte bus, dan lain-lain adalah elemen yang memberikan warna kota jakarta, sekaligus menjadi tanda yang umum di setiap kota-kota besar lainnya.

satuselimut, tanda kota. salah satu identitas kota jakarta

hasil riset ini adalah sebuah buku yang akan di pamerkan di Galeri Cipta II dan III Taman Ismail Marzuki (TIM)

bang-jack.jpgdani-tukang-vocer.jpgisrol.jpgsujana.jpgyayasan-genta.jpg
jemat-dkk.jpgmurki.jpgadrian-paragraph.jpgpak-ali.jpgdebi.jpgujang-loax.jpgsimplo.jpgtrans.jpgdamai.jpgwarung sapi'i.jpgujang-loax.jpgtimbaebo.jpgsabroni.jpgparlindungansitorus.jpggalib-forum-lenteng.jpg