serangan maut sang dosen

 

jumat 21 sept’07 serrum menggelar kembali kuliah terbang yang ke-10. kuliah kali ini mengangkat tema kuratorial, sayangnya tugas kantor mengharuskan aku untuk bekerja lembur, jadi tidak bisa mengikuti perkuliahan dari awal. terlambat satu jam dari jadwal. kuratorial adalah tema yang sengaja diangkat, mengingat ada dua anggota serrum yang sangat tertarik dengan kuratorial dan kurasi. yang pertama adalah Restu (mbatu), mahasiswa UNJ angkatan 2000 yang diangkat menjadi kurator CCF (Centre Cultural France) atau pusat kebudayaan perancis, dan satu lagi adalah winanada suciyadi mahasiswa senirupa UNJ angkatan1999 yang sering kali di minta untuk meng-kurasi karya mahasiswa senirupa UNJ yang akan berpameran. kedua orang tersebut mungkin yang paling berbahagia atas di gelarnya kuliah terbang kali ini. tetapi saya juga tak kalah senang dari mereka. kuliah terbang selama +- 3 jam itu di bawakan oleh Hafiz dari komunitas Forum Lenteng yang di nobatkan menjadi dosen selama perkkuliahan ini. saya ketiggalan ceramah yang dibawakan oleh hafiz. saat saya tiba proses kuliah sudah bergulir pada sesi tanya jawab yang sangat seru. setelah beberapa saat lama nya mengikuti diskusi, baru saya bisa menangkap arah dan penekanan isi dari perkuliahan (sebenarnya di tambah celingak-celinguk bertanya pada teman2) . sangat menarik ternyata. seorang kurator ternyata di tuntut memiliki kemampuan melihat, memahami, dan mengerti semua wacana seni, rupa, publik, dan perkembangan kebudayaan( pergeseran pola pikir masyarakat pada tiam jaman atau interval waktu). “seorang kurator, untuk mampu mengkurasi sebuah paket karya seni harus memiliki bekal pengetahuan yang lintas dan multi disiplin“. begitu kata-kata sang dosen hafiz, lalu kemudian dia menambahkan “agar mampu mengetengahkan sebuah wacana yang bisa di pahami oleh publik secara bertanggung jawab“. saat kata-kata ini meluncur dari sang dosen, saya sudah mulai berpikir betapa berat tuntutan seorang kurator. saya membuat sebuah kesimpulan untnuk saya sendiri waktu itu sambil mencoba menarik sebuah hubungan (korelasi) dari sekian banyak variabel yang harus di kuasai. rangkuman nya dalah sebagai berikut:

  • kemampuan berkomunikasi dengan lingkungan dan perkembangan pola pikir masyarakat saat itu.
  • memiliki wacana yang luas dan mendalam agar dapat merumuskan sebuah paket informasi kepada masyarakat. >> dan ini harus dipertanggung jawabkan atas segala kemungkinan atau ekses yang terjadi atas wacana yang di lontarkan tersebut.
  • memiliki pemahaman atas berbagai disiplin keilmuan, terutama yang berkaitan dengan kemasyarakatan dan budaya (sosiocultural) dan antropologi. >> gila kan, sosiologi itu kan luas banget.
  • memiliki kekuatan tawar yang mantap agar mampu memformulasikan sebuah paket apresiasi dari serangkaian karya seni yang terdiri dari banyak seniman (misalnya dalam paket pameran bersama atas suatu tema), sehingga dapat mengkomposisikan dimensi paket apresiasi tersebut.

nah dari empat point diatas aja saya sudah pusing. terutama point ke tiga itu yang membuat saya merasa di tusuk langsung di jantung. suara sang dosen terdengar begitu menyeramkan buat saya. suara itu seperti terdengan begini: ” kalo mau jadi kurator, kalian harus belajar semuanya, ilmu sosial, antropologi, eksak, metafisika, fisika, biologi, matematika, bahasa, komunikasi, sosiologi, manajemen, akuntansi, politik,dansemuanya. terutama seni dan budaya. lalu harus menguasai kemampuan membaca, menulis, berdeklamasi, ceramah, debat, dan lain sebagainya”. pusing memang kepala saya kalau memikirkan semua syarat tadi makanya, saat ini saya memutuskan untuk tidak menjadi kurator, entahlah besok atau lusa. tetapi selain semua kengerian itu, saya sangat senang karena saya menjadi menngerti sebuah wacana dengan lebih mendalam. saya menjadi lebih tau apa itu kuratorial dari segi epistemologi dan filsafat ilmu (filsafat keilmuan, bukan ilmu filsafat) . sejujurnya wacana ini semakin menaik perhatian saya.

ga enak

ternyata ga enak rasanya tersinggung.

sejak semester 1 kuliah, aku dah biasa bekerja lepas untuk mendapatkan uang, pekerjaan yang berkaitan dengan keterampilan dan seni selalu dapat memenuhi kebutuhan kuliah ku.

bekerja lepas (terima kerjaan dari rekan mahasiswa atau orang lain atau badan usaha tanpa kontrak panjang) sangat menyenangkan,waktu bekerja dapat disesuaikan sesuka hati, batasan nya hanya batas akhir pekerjaan saja.

harga aku yang tentukan sendiri. klien cocok dengan harga yang aku minta, kerjaan aku terima.

sebebas itu aku bekerja. sebebas itu juga aku menentukan harga.

ga ada yang tegur aku karena bangun kesiangan.

aku hanya meyakinkan bahwa kerjaan akan selesai tepat waktu dan itu selalu terbukti, dan hasilnya pun memuaskan klien.

semakin lama nama ku semakin di kenal, bukan hanya oleh individu tetapi juga oleh bebebrapa orang mewakili perusahaannya.

saking bebas nya aku, banyak juga yang tidak suka karena alasan tertentu, masuk akal memang alasan mereka.

beberapa rekan mahasiswa yang cukup berani melakukan transaksi bisnis dengan ku, pasti merupakan pilihan terakhir, karena teman-teman ku yang lain yang sudah di kontrak mahasiswa yang lain.

dari tahun 1999 sampai pertengahan 2007 aku masih frelance. kampus selain sumber iolmu pengetahuan juga merupakan sumber uang bagi sebagian besar mahasiswa jurusan ku.

bulan juni aku mendapat tawaran untuk gabung di sebuah perusahaan sebagai art director. tawaran yang menarik dengan gaji yang sangat menarik.

sesaat aku lumayan bangga karena banyak juga teman2 yang mengincar posisi tersebut.

aku yang belum lulus ini (terancam drop out) pasti tidak akan menyia2kan kesempatan ini. langsung aku terima tawaran tersebut.

juni-juli aku menikmati kerja dengan sangat. posisi ku memungkinkan aku mengelola waktu kerja dikantor sesuka hati. atasan juga memahami itu karena aku memang harus selalu update dalam kreatifitas dan inovasi. alasan riset adalah alasan yang selalu di terima saat aku ingin mangkir atau masuk kantor agak siang.

sampai hari ini aku masih sangat dipercaya. perusahaan hanya melihat hasil kerja. aku cukup efektif dalam menyelesaikan semua tugas yang di berikan. dan selalu tanggap setiap kali brief di serahkan.

tenggat waktu kerja yang singkat dapat ku selesaikan. apalagi yang lumayan panjang.

akhir bulan agustus, adalah saat aku menerima gaji kerja ku. sampai tanggal 5 september masih juga belum ku terima.

sang boss yang sekaligus mengatur gaji pegawai juga tidak memberikan alasan apapun mengenai keterlambatan ini. beberapa rekan kerja mencoba memcari tau apa penyebabnya.

ternyata di level manager terjadi beberapa masalah yang sebenarnya adalah masalah personal saja.

boss dan satu manager produksi sedang perang urat syaraf mengenai kebijakan tertentu. sampai sekarang belum ditemukan jalan keluarnya malah terjebak pada perseteruan pribadi.

aku satu ruangan dengan manager produksi dan beberapa rekan. sang boss tidak mau keruangan ku karenatidak ingin bertemu dengan sang manager.

kabar burung yang beredar di ruangan ku adalah bagi yang mau ambil gaji, silahkan membuat permintaan khusus dan di tujukan secara pribadi ke pada sang boss.

hari ini dua orang rekan ku melakukan itu. cukup lama mereka di dalam ruang boss, sampai saat pulang pun mereka belum keluar.

sesaat ketika aku hendak beranjak meninggalkan kantor. aku berpapasan denga dua rekan ku itu.

aku bertanya apa yang terjadi.

mereka tersenyum, gaji ku keluar 100 persen ditambah komisi sekian rupiah.

mereka berdua sangat bersemangat menyarankan ku untuk melakukan apa yang mereka lakukan.

tanpa menjawab saran mereka aku langsung saja pergi.

saran mereka terasa memuakan. dan mereka lakukan sangat merendahkan harga diri mereka sendiri.

aku sempat berpikir apakah mereka tidak sadar akan hal itu

mereka sangat senang mendapat uang yang memang hak mereka atas usaha mereka, tetapi cara dan birokrasi kali ini sangat tidak simpatik.

dua temanku secara sadar telah menjadi pengemis yang sangat rendah

yang aku tau adalah ada prosedur yang telah disepakati sebelumnya mengenai hak dan kewajiban.

tidak dengan membuat surat pernyataan pribadi kepada sang boss.

sikap boss yang sangat memalukan ini membuat aku merasa tidak betah dan mulai berpikir bahwa perusahaan ini pasti tidak akan bertahan lama.

mereka sama sekali tidak profesional.

ini yang pertama kali aku merasa tersinggung.

sang manager jidak bersikap dewasa.

sang boss lebih kekanak-kanakan.

rekan kerja sangat bodoh dan murahan.

aku benar-benar muak

MUAK….

Kostumasi Header Blog

0100.jpg

keblog.jpg

Tiba-tiba aku terserang rasa bosan, ga tau kenapa akhir-akhir ini banyak yang dilanda rasa bosan akut (contohnya farid yang memutuskan mengakhiri hidupnya karena karena rasa bosan, ….maap ya Chiw).

Aku bosan dengan tampilan blog yang begitu aja. sadar sih kalo itu template gratisan, tetapi pasti ada yang bisa di lakukan.

Setelah membaca syarat2 mengkostumasi header blog ku (karena cuma headernya aja yang di ijinkan untuk di kostumasi), seperti dimensi dan jenis file yang bisa ditampung template, aku mulai melakukan persiapan.

Persiapan konsep lumayan lama digarap lebih dari 10 menit waktu digunakan untuk memikirkan ilustrasi apa yang bagus. akhirnya di putus kan bahwa telor ceplok lumayan oke.

Menyusun konsep visual dan komposisi (aku berniat ada sedikit animasi).

persiapan memilih software kerja tidak terlalu sulit, karena sudah tersusun dalam konsep visual diatas, yaitu Flash 8.0 Prof untuk mengolah grafik telor ceplok untuk teks keblog, Blender, untuk mengolah 3D visual object telur utuh dan teks akewBLOG (dibutuhkan 100 frame untuk animasi dan JPEG output rendering), terakhir kompilasi dan komposisi menggunakan Adobe ImageReady CS supaya hasil akhir berupa file GIF animation dan bisa di upload untuk dipasangkan pada template blog. Proses ini keseluruhan memakan waktu 2 jam. huh, capeeee.

Uji coba dan optimasi utnuk mengetahui apakah berhasil atau tidak, dan berapa lama waktu untuk mendownload file. Tahap ini bikin aku lumayan stress, karena ukuran file masih terlalu besar yakni 252kByte. Tapi apa daya, ini adalah kompresi terbaik yang bisa di toleransi visual, jika di lakukan kompresi lebih dalam maka hasilnya sangat tidak memuaskan dan sangat mengganggu mata. akhirnya aku putuskan menggunakan 252kByte.

Mohon maklum jika agak lama mendownload halaman blog milik ku ini. hehe….

Sabar di sayang akew.

NANGEROG

Tahukah anda apa itu nangerog?

Nangerog adalah sejenis makanan yang sangat digemari oleh seluruh orang di Indonesia. Sebenarnya nangerog adalah istilah untuk memudahkan penyebutan saja, karena istilah nangerog digunakan untuk berbagai jeis makana yang diolah dengan cara di goreng dan biasanya dilapisi dengan seenis tepung terigu.jenis makanan dengan kategori nangerog sangat bervarias itetapi cara pembuatannya sama, bahkan mengunakan bumbu dan adonan yang sama atau hampir sama.

Setiap hari para penjual nagerog dapat ditemui hampir disetiap tempat yang yang memungkinkan.dimana ada orang berjualan disitu pasti ada tukan nangerog, tetapi tidak selalu bagi pedagang lain dimana ada tukang nangerog, belum tentu pedagang lainbisa ikut berjualan disana. Hal ini mengindikasikan betapa banyaknya tukang nangerog yang ada.

Banyaknya tukang nangerog tentunya bukan tanpa sebab, hal ini di karenakan semua orang di Jakarta (Indonesia) sangat menyukainya. Nangerog telah menjadi cemilan wajib tiap malam saat nonton televisi, menjadi teman saaat istirahat disela-sela kesibukan kuliah, menjadi menu wajib saat gabung nongkrong bersama teman se-geng, menjadi lauk pauk bersantap, dapat sebagai menu singkat bagi yang malas memasak saat sahur, obat ngantuk data kerja di kantor, alas an untuk mampir ke rumah kost teman kuliah, dan lain-lain.

Pokoknya dimana ada orang, disitu juga ada tukang nangerog, dan dimana ada tukang nangerog, di situ juga pasi berkerumun para pembeli.

Berjuaan nangerog tidak akan takut kalah bersaing, karena semuannya pasti habis terjual.

Bagi para pengusaha yang sudah kehabisan ide untuk membuka usaha baru, maka usaha berjualan nangerog adalah ide yang tidak perlu diragukan lagi keberhasilannya.

|

|

|

|

|

|

|

NANGEROG = GORENGAN

narsis

narcissus illustrate

 

Chiw sering kali menggunakan istilah narsis yang merupakan sebutan gampang dari Narcissus.

Apa yang dimaksudkan si chiw itu sebenarnya? apakah dia mirip dengan si Narcissus yang melegenda itu?

Saya juga tidak tau.

Narcissus atau narsis (memiliki sifat seperti Narcissus) adalah sebuah wacana baru dalam perkembangan budaya popular yang menghiasi obrolan anak para belia saat ini. Entah sejak kapan mereka menggunakan istilah narsis tersebut, saya juuga kurang tau, map saya tidakmelakukan riset untuk bahasan ini.

Sejauh yang saya ingat adalah sejaksaya mengajar di SMA, para siswa sering kali menyebutkan kata narsis.

Awalnya saya menyangka mereka hanya latah karena sering mendengar kata2 tersebut dari acara gossip selebritis, saya piker ini hal biasa seperti istilah krisis moneter disingkat krismon yang sempat booming beberapa waktu lalu,dimana seorang ibu penjual sayur pernah menggunakan istilah krismon pada salah satu dagangan yang mulai sulit dipasaran “iya bu, bawang merahnya lagi kena krismon, jadi langka di pasar” begitu kata ibu penjual sayur keliling tersebut.

Saya mafhum jika ibu tersebut menggunakan istilah krismon untuk bawang merah yang sulit didapat.

Kembali ke tema.

Narsis (Narcissus), menurut mitologi yunani adalah seorang ksatria yang gagah berani, berwajah tampan, memiliki prinsip dan teguh pendirian. Tidak mudah dirayu wanita cantik, bahkan seorang putri sekali-pun tidak mampu menggoyahkan hatinya.

Saat itu dia begitu bangga dengan kecakapannya dan kegagahannya, yang terpikir olehnya adalah memenangkan setiap pertempuran dalam perang, cita-citanya adalah menjadi pahlawan untuk negerinya dan tidak mau terganggu oleh wanita.

Kebanggaan pada dirinya tersebut menyebabkan dia selalu berhasil dan semua orang mengenalnya sebagai pahlawan gagah berani nan tampan.

Seorang putri yang sakit hati karena cintanya di tolak, melakukan ritual mengutuk Narcissus, sehingga Narcissus hanya bisa mencintai dirinya sendiri dan bayangannya dirinya di air kolam (danau).

Sejak saat itu dia selalu berkaca pada permukaan air untuk mengagumi bayangannya sendiri.

Narcissus adalah legenda mitologi yang mengandung pelajaran dan makna yang baik, cerita tentang seorang yang berpendirian teguh namun berakhir sangat menyedihkan karena sikapnya dan wanita yang begitu mencintai namun sakit hatinya lebih menguasai.

Entah apa yang salah dari cerita heroic tersebut, justru bagian akhir saja yang ter expose dan dibicarakan.

 

Laporan perbincangan santai anak senirupa (sigit, jeje, win, gunawan, dan lain-lain) UNJ di ruang 101 :

“penggunaan istilah narsis oleh remaja merujuk pada fungsi sebagai kata sifat yang berhubungan dengan perilaku seseorang dalam memandang dirinya sendiri berkaitan dengan fisik seperti tampan, cantik, dan sebagainya, maupun yang non fisik seperti pintar, rajin, terampil, dan sebagainya.”

Rujukan lainnya :

http://chiwimudz.multiply.com/

http://blog.adypermadi.com/2005/04/05/narsis-atau-pd-nih/

http://www.mahesajenar.com/2006/08/tes_narsis.html

http://en.wikipedia.org/wiki/Narcissus_%28mythology%29